Saatnya Berpikir Global: Perubahan Demografis Dunia
Apakah ini yang disebut dengan matahari terbit dari barat? Hanya Allah yang tahu…….
Yang jelas saat ini dunia sedang mengalami perubahan demografis. Pertumbuhan muslim
di seluruh dunia terhitung melebihi pertumbuhan penduduk dunia. Banyak orang yang
tertarik untuk mempelajari Islam lebih dalam. Kemudian mereka pun tertarik untuk
masuk sebagai mualaf. Berikut ada video+narasi yang sangat inspiratif berkaitan
dengan perubahan demografis.
The World is changing.
The Global culture our children inherit will be vastly different than what it is
today.
You are about to read a true report on the World’s changing demographics:According to research in order for a culture to maintain itself for more than 25
years there must be a fertility rate of 2.11 children per family, with ANYTHING
LESS a culture will decline. Historically no culture has EVER REVERSED a 1.9 fertility
rate. – A rate of 1.3: IMPOSSIBLE TO REVERSE, because it would take 80-100 years
to correct itself and there is no economic model that can sustain a culture during
that time.
In other words if 2 sets of parents each have 1 child there are half as many children
as parents, if those children have 1 child then there are 1/4 as many grandchildren.
- If only 1 million babies are born in 2006 it’s hard to have 2 million adults enter
the work force in 2026: As the population shrinks so does the culture.
As of 2007 the fertility rate in France was 1.8 Great Britain: 1.6 Greece: 1.3 Germany:
1.3 Italy: 1.2 Spain: 1.1
Across the ENTIRE European Union of 31 countries the fertility rate is a mere 1.38!
Historical research tells us these numbers are IMPOSSIBLE TO REVERSE!!
In a matter of years Europe as we know it will simply cease to exist!
However….
The population of Europe IS NOT DECLINING!
WHY?!….
IMMIGRATION!….
ISLAMIC IMMIGRATION!!
Of ALL population growth in Europe since 1990 90% has been from ISLAMIC IMMIGRATION!
The French living in France: 1.8 children per family Muslims living in France: 8.1
children per family
- - In Southern France, traditionally one of the most populated Church
regions in the World, there are now statistically MORE MOSQUES THAN CHURCHES and
30% of children aged under 21 are Muslim! - - In the French cities of Nice, Marseilles and Paris that number
has increased to 45%! - - By 2027 20% of the population living in France will be Muslim!
- - In just 35 years France will have the Muslim majority it needs to become an Islamic
Republic through the ballot box!
In the last 30 years the Muslim population of the United Kingdom rose from a mere
82,000 to a staggering 2.5 MILLION!! – A 30 FOLD INCREASE!
- - There are now more than 1,000 Mosques in the United Kingdom, many of them former
churches! - - In the Netherlands 50% of ALL newborns are born to Muslim parents
and IN JUST 15 YEARS half of the entire population of the Netherlands will be Muslim! - - In 2005 the Mayor of the Dutch city of Rotterdam declared that if the Majority
elected an Islamic government, he would be prepared to implement sharia law!
of Russia and in just a few short years 40% of the ENTIRE RUSSIAN ARMY will be Muslim!
In Belgium 25% of the population is Muslim and 50% of ALL newborns are born to Muslim
parents!
- - The government of Belgium has stated that “1/3 of all European children will be
born to Muslim families by 2025.” – Just 16 years away!
statement saying: “The fall in the German population can no longer be stopped. Its
downward spiral is no longer reversible, it will be a Muslim state by the year 2050.”
German Federal Statistics OfficeColonel Gaddafi dictator of Libya said:
” There are signs that Allah will grant victory to
Islam in Europe without swords, without guns and without conquests. We don’t need
terrorists, we don’t need suicide bombers, the 50 million Muslims living in Europe
already will turn her into a Muslim continent within just a few decades.”
that number is expected to double in the next 20 years to 104 MILLION! Meanwhile
in North America the numbers tell a similar story. Right now Canada’s fertility
rate is 1.6, nearly a full point below what is required to sustain a culture and
Islam is now THE FASTEST GROWING RELIGION!
- - Between 2001-2006 Canada’s population increased by 1.6 million however, 1.2 million
of those were because of non-White immigration!
Citizen is 1.6 however, with the influx of the Latino Nations the rate increases
to 2.11, the bare minimum of what is required to sustain a culture.
- - In 1970 there were 100,000 Muslims living in the United States, today there are
over 9 MILLION!
Islamic organizations was convened in Chicago. The transcripts from that meeting
show in detail plans to evangelize Europe and America through journalism, politics,
education and more. They said: “We must prepare ourselves for the reality that in
30 years there will 100 Million Muslims living in Western Europe and 50 million
living in America.” The World that WE live in IS NOT the World within which our
children and grandchildren will live…. The Catholic Church recently reported that
Islam has just surpassed their membership numbers and some studies show that at
Islam’s current rate of growth Islam will be the dominant religion of the World
in just 4-6 YEARS!! Whether Civic Nationalist, Racial Nationalist, Libertarian,
Humanist, Atheist, Nontheist, Agnostic, Christian, Pagan, Sihk, Buddhist, Confucian,
Hindu, Jain, Jew, Animist, Spiritualist or Moderate Muslim, this group calls upon
YOU to join the fight against the demographic destruction of European Civilization
and State Secularism in a changing World!
Berdasarkan penelitian, suatu peradaban dapat bertahan untuk lebih dari 25 tahun
haruslah memiliki tingkat pertumbuhan penduduk 2.11 tiap keluarga. Dalam sejarah
tidak pernah ada peradaban yang mampu bertahan dengan tingkat pertumbuhan penduduk
kurang dari itu. Butuh waktu 80-100 tahun untuk memulihkannya, namun sampai saat
ini tidak ada sistem yang mampu memulihkan selama durasi waktu tersebut.
Berdasarkan data tahun 2007, tingkat pertumbuhan penduduk di Prancis adalah 1.8,
Inggris 1.6, Yunani 1.3, Jerman 1.3, Italia 1.2 dan Spanyol 1.1. Rata-rata pertumbuhan
penduduk seluruh Eropa adalah 1.38. Sejarah mengatakan angka-angka tersebut tidak
akan mampu untuk bertahan. Padahal selama ini kita tahu bahwa Eropa tetap bertahan
hingga sekarang. Mengapa demikian? Populasi penduduk Eropa tidak berkurang. Kenapa?
Ini terjadi karena imigrasi secara besar-besaran dari penduduk muslim. 90% dari
imigran di Eropa adalah muslim.
Fakta-fakta menarik tentang perkiraan demografis politik dan lainnya di Eropa dibahas
dalam video ini. Fakta-fakta yang mengejutkan dan semakin memperlihatkan kebesaran
Allah. Seperti kutipan salah seorang tokoh Libya saat pidato berikut ini:
“Telah tampak tanda bahwa Allah telah memberikan pertolongan atas kemenangan Islam
di Eropa tanpa pedang, tanpa senapan dan tanpa penaklukan. Kami tidak perlu teroris,
kami tidak perlu bom bunuh diri, 50 juta penduduk muslim telah siap untuk menjadikan
benua Eropa menjadi benua muslim hanya dalam beberapa dekade.”-Muammar al-Gaddafi-
Sementara itu di benua Amerika, khususnya Amerika Utara. Kanada dan Amerika Serikat
memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang sama yaitu 1.6. Angka ini juga berada
di bawah batas minimal agar suatu peradaban bisa bertahan. Dan saat ini pertumbuhan
penduduk muslim di sana sangatlah pesat. Akibat dari imigrasi dan adanya pindah
agama.
Data ini menunjukkan bahwa sebentar lagi Islam akan menjadi agama paling dominan
di seluruh dunia.
Sesuatu Tentang Weblog
Blog merupakan bentuk pendek dari weblog. Merupakan salah satu teknologi yang ada di internet untuk mempublikasikan sebuah jurnal online atau pendapat maupun sekedar diari seperti sebuah web pribadi. Setiap pengguna blog (blogger) dapat dengan mudah melakukan entri atau posting tanpa melakukan pemrograman tertentu.
Dengan blog pengguna tidak perlu menginstal program atau script tertentu. Cukup dengan mendaftar di salah satu penyedia layanan blog, mereka sudah bisa melakukan publikasi yang setiap saat bisa di update dengan mudah. Dengan blog pengguna juga bisa memilih template atau tema yang akan diterapkan pada blog yang telah didesain khusus.
Penyedia jasa blog yang populer antara lain:
Kedua penyedia jasa tersebut member layanan secara gratis. Dan pengguna juga bisa mengganti domain yang telah disediakan.
Akhir-akhir ini blog telah berkembang untuk berbagai variasi keperluan, tidak hanya sebatas jurnal online maupun diari saja. Begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan antara lain adalah menambahkan sebuah kabar berita, berbagi kesenangan atau hobi dan masih banyak lagi.
Bahkan, tidak hanya sebagai fasilitas penyampai ide-ide penggunanya saja. Kini blog juga berkembang sebagai sarana pemasaran atau promosi produk-produk masyarakat. Dengan demikian blog telah berkembang lebih luas dalam hal pemanfaatannya.
Selamatkan Mereka!!!
Postingan dari widget
Dekatkan mouse dan akan terlihat sedikit text tentang mereka
Menjaga Keamanan PC Anda dengan Folder Autoplay
Salah satu cara menangkal penyebaran virus melalui flashdisk adalah dengan membuat folder autorun.inf. Lalu bagaimana cara bekerjanya? Sebelum mengetahui cara bekerjanya, lebih baik kita lihat terlebih dahulu apa sebenarnya autorun atau autoplay itu?Bisakah Anda Menjelaskan Masalah HTML yang Tak Berfungsi pada Blog
Beberapa kode html (hyper text markup language) perlu Anda perhatikan jika ingin menerapkannya pada postingan Anda (khusus pengguna wordpress.com dan blogger.com).
Memang jarang postingan yang memperhatikan kode html ini, sebenarnya. Namun, untuk memberikan tampilan yang lebih menarik dan sesuai dengan yang kita inginkan, kita perlu mempergunakan kode html ini. Sayangnya, bagi pengguna wordpress.com dan blogger.com, tidak semua kode html dapat diterapkan sebagaimana mestinya. Mungkin karena sistem atau program yang tidak pas atau mungkin juga karena tema yang sedang digunakan. Beberapa kode juga pernah saya coba terapakan pada blogger/blogspot, dan hasilnya tidak seperti yang diinginkan. Padahal sebelum saya terapkan pada penyedia jasa blog tersebut, kode html yang telah saya buat dapat bekerja sebagaimana mestinya pada notepad dengan format penyimpanan .html dan juga saya coba dalam notepad++ pun tentu sangat bisa.
Kira-kira apakah yang menyebabkan kode html tersebut gagal diterapkan? di atas telah saya uraikan beberapa spekulasi yang mungkin ada benarnya, mungkin juga salah.
Dapatkah Anda menjelaskannya?
Review LRB
LRB yang dibuat di sekitar lahan yang sering digenangi oleh air hujan terbukti mampu mempercepat proses peresapan air, baik secara vertikal maupun horisontal. Hal ini ditandai dengan berkurangnya jumlah genangan air hujan di lahan tersebut dengan curah hujan yang kurang lebih sama. Jika genangan air berkurang, itu berarti sanitasi lingkungan sekitar pun juga lebih baik. Di sisi lain, air dari genangan tersebut yang mungkin akan segera mengalami evaporasi, karena adanya LRB, air tersebut akan segera masuk ke dalam tanah dan tersimpan sebagai cadangan air tanah. Dan jika LRB itu dibuat di sekitar daerah yang memiliki kemiringan, maka air yang seharusnya mengalir ke hilir pun akan masuk ke dalam tanah dan tersimpan sebagai cadangan air tanah. Dengan demikian, muka air sumur pun tidak semakin dalam dan ketersediaan cadangan air tanah pun terjamin.
Tidak hanya menjamin ketersediaan air tanah, lubang resapan biopori juga mampu mencegah terjadinya degradasi lahan atau penurunan kualitas maupun perusakan lahan (tanah). Bukan hanya sekedar lubang yang kosong, namun di dalamnya diisi dengan sampah organik. Dalam prosesnya, sampah tersebut akan diuraikan oleh aktivitas mikroorganisme dalam tanah yang akhirnya menghasilkan suatu kondisi tanah yang lebih baik (subur). Sehingga terbukti bahwa lubang resapan biopori mampu mencegah degradasi lahan.
Dapat disimpulkan bahwa lubang resapan biopori memiliki multiguna. Termasuk usaha konservasi air, pencegahan degradasi lahan (rusaknya kualitas tanah) dan ternyata mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Dalam hal ini, yang dimaksud adalah bahwa dengan membuat lubang resapan biopori, setiap 6 bulan sekali masyarakat akan mendapatkan pupuk kompos yang kemudian dapat dijual (agribisnis perkotaan). Yang pada akhirnya juga, pupuk tersebut dapat digunakan dalam usaha konservasi air, lahan, dan penghijauan.
Perubahan Iklim dan Konservasi Alam
Pencemaran udara pada umumnya terjadi secara alam, seperti letusan gunung berapi, badai debu, kebakaran hutan dan lain-lain. Namun yang terjadi saat ini, beban pemcemaran udara di atmosfer kian bertambah dengan semakin meningkatnya aktivitas industri, pertanian, dan aktivitas di daerah perkotaan. Cerobong asap dan mesin, limbahnya telah memenuhi langit. Senyawa kimia seperti klorofluorokarbon (CFC) yang biasa digunakan pada lemari es dan gas hasil pembakaran fosil, tidak hanya mencemari udara, tetapi benar-benar menghancurkan lapisan ozon (O3).

Aktivitas penebangan hutan, terutama di daerah tropis juga turut memberikan sumbangan besar bagi pencemaran udara. Upaya untuk mendapatkan keuntungan secara ekonomi, namun malah membuat kerusakan pada lingkungan sekitar. Pohon-pohon ditebang tanpa ada usaha konservasi alam atau penanaman kembali. Itu berarti penyerapan gas karbondioksida dari lingkungan oleh tumbuhan pun berkurang. Dari situlah, malapetaka perubahan iklim datang dan terus saja menjadi perhatian dunia akhir-akhir ini.
Peningkatan suhu rata-rata bumi oleh gas karbondioksida (CO2) saat ini berdampak pada berubahnya keadaan iklim global.Tidak hanya dalam cakupan ekosistem, tetapi lebih luas lagi yaitu dalam cakupan biosfer. Keadaan yang demikian ini, merupakan sebuah ancaman dan malapetaka bagi seluruh makhluk hidup termasuk manusia. Dua kutub bumi yang keduanya diselimuti oleh daratan es, sewaktu-waktu dapat mencair dan menenggelamkan pulau-pulau. Selain itu, punahnya beberapa spesies juga menyebabkan terputusnya rantai yang pada akhirnya mengganggu kesetimbangan ekosistem.
Dalam menghadapi akibat dari perubahan iklim global ini, salah satu usaha yang perlu dilakukan adalah penghijauan di daerah-daerah hutan tropis terutama, karena dari sinilah ozon (O3) banyak dihasilkan. Indonesia, Brasil, dan Kongo, adalah negara yang memiliki hutan tropis terbesar di dunia. Tiga negara tersebut akan mendapatkan bantuan dari program PBB guna mengurangi emisi di negara berkembang. Program ini bertajuk REDD atau Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation in Developing Countries. Hal ini didasarkan pada hasil kesepakatan konferensi perubahan iklim internasional yang diadakan di Cancun, Meksiko akhir tahun 2010 kemarin.
Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat penebangan dan kerusakan hutan tertinggi di dunia. Kerusakan hutan terjadi di mana-mana, tanpa memperhatikan kelangsungan ekosistem dan satwa yang ada di dalamnya. Laju kerusakan hutan pada tahun 1985-1997 tercatat 1,6 juta hektar per tahun, sedangkan pada tahun 1997-2000 menjadi 3,8 juta hektar per tahun. Lalu, bagaimana dengan saat ini? Tahun 2007 tercatat,ada 574 kasus kejahatan terhadap hutan. Di tahun berikutnya, jumlah kasus turun menjadi 404 kasus. Dari kasus-kasus yang tercatat ini, ternyata hanyalah pelaku kecil saja yang banyak diperiksa.Yang memprihatinkan lagi, adalah sebanyak 64-83 persen kayu hasil tebangan adalah berstatus illegal logging. Kemudian, apakah usaha pencanangan beberbagai program penghijauan ini cukup efektif? Memang, salah satu usaha yang paling tepat saat ini adalah dengan penghijauan yang berkelanjutan, namun, seharusnya ditunjang dengan penegakan hukum yang tegas terhadap para perusak hutan. Agar program-program yang telah dicanangkan dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka sangat mungkin suatu saat kita akan kehilangan beberapa satwa endemik yang kita miliki.
Kelangsungan hidup beberapa satwa endemik atau asli Indonesia saat ini sedang terancam. Dari beberapa sumber menyebutkan bahwa satwa-satwa tersebut tergolong “endangered” bahkan di antaranya tergolong “critically endangered” atau hampir punah. Berikut ini daftar beberapa spesies tersebut.
SELAMATKAN MEREKA!!!!
Artikel Terkait
kode html di belakang artikel ini (html code behind this article):
<div style=”overflow: yes; width: 50%; border: 10px ridge lime; padding: 20px;”><img src=”http://www.gambargratis.com/wp-content/uploads/2010/03/Polusi-Udara.jpg” alt=”Cerobong asap” align=”left” />
<strong>Cerobong</strong> yang dahulu dianggap sebagai lambang kemakmuran. Kini, orang melihatnya sebagi peringatan tentang kerusakan yang ditimbulkannya pada atmosfer bumi.</div>
Aktivitas penebangan hutan, terutama di daerah tropis juga turut memberikan sumbangan besar bagi pencemaran udara. Upaya untuk mendapatkan keuntungan secara ekonomi, namun malah membuat kerusakan pada lingkungan sekitar. Pohon-pohon ditebang tanpa ada usaha konservasi alam atau penanaman kembali. Itu berarti penyerapan gas karbondioksida dari lingkungan oleh tumbuhan pun berkurang. Dari situlah, malapetaka <a href=”http://blogor.org”>perubahan iklim</a> datang dan terus saja menjadi perhatian dunia akhir-akhir ini.
Peningkatan suhu rata-rata bumi oleh gas karbondioksida (CO<sub>2</sub>) saat ini berdampak pada berubahnya keadaan iklim global.Tidak hanya dalam cakupan ekosistem, tetapi lebih luas lagi yaitu dalam cakupan biosfer. Keadaan yang demikian ini, merupakan sebuah ancaman dan malapetaka bagi seluruh makhluk hidup termasuk manusia. Dua kutub bumi yang keduanya diselimuti oleh daratan es, sewaktu-waktu dapat mencair dan menenggelamkan pulau-pulau. Selain itu, punahnya beberapa spesies juga menyebabkan terputusnya rantai yang pada akhirnya mengganggu kesetimbangan ekosistem.
Dalam menghadapi akibat dari <a href=”http://blogor.org”>perubahan iklim</a> global ini, salah satu usaha yang perlu dilakukan adalah penghijauan di daerah-daerah hutan tropis terutama, karena dari sinilah ozon (O<sub>3</sub>) banyak dihasilkan. Indonesia, Brasil, dan Kongo, adalah negara yang memiliki hutan tropis terbesar di dunia. Tiga negara tersebut akan mendapatkan bantuan dari program PBB guna mengurangi emisi di negara berkembang. Program ini bertajuk REDD atau <em>Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation in Developing Countries</em>. Hal ini didasarkan pada hasil kesepakatan konferensi <a href=”http://blogor.org”>perubahan iklim</a> internasional yang diadakan di Cancun, Meksiko akhir tahun 2010 kemarin.
Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat penebangan dan kerusakan hutan tertinggi di dunia. Kerusakan hutan terjadi di mana-mana, tanpa memperhatikan kelangsungan ekosistem dan satwa yang ada di dalamnya. Laju kerusakan hutan pada tahun 1985-1997 tercatat 1,6 juta hektar per tahun, sedangkan pada tahun 1997-2000 menjadi 3,8 juta hektar per tahun. Lalu, bagaimana dengan saat ini? Tahun 2007 tercatat,ada 574 kasus kejahatan terhadap hutan. Di tahun berikutnya, jumlah kasus turun menjadi 404 kasus. Dari kasus-kasus yang tercatat ini, ternyata hanyalah pelaku kecil saja yang banyak diperiksa.Yang memprihatinkan lagi, adalah sebanyak 64-83 persen kayu hasil tebangan adalah berstatus illegal logging. Kemudian, apakah usaha pencanangan beberbagai program penghijauan ini cukup efektif? Memang, salah satu usaha yang paling tepat saat ini adalah dengan penghijauan yang berkelanjutan, namun, seharusnya ditunjang dengan penegakan hukum yang tegas terhadap para perusak hutan. Agar program-program yang telah dicanangkan dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka sangat mungkin suatu saat kita akan kehilangan beberapa satwa endemik yang kita miliki.
Kelangsungan hidup beberapa satwa endemik atau asli Indonesia saat ini sedang terancam. Dari beberapa sumber menyebutkan bahwa satwa-satwa tersebut tergolong “<em>endangered</em>” bahkan di antaranya tergolong “<em>critically endangered</em>” atau hampir punah. Berikut ini daftar beberapa spesies tersebut.
<table cellspacing=”12″ cellpadding=”5″ align=”center”>
<tbody>
<tr>
<td>
<li><em>Dermochelys coriacea</em> <a href=”http://4.bp.blogspot.com/_U2ErskTp618/S12y-oyKG-I/AAAAAAAAAAc/qlQ_-MRKhCI/s320/penyu+belimbing.jpg”>(penyu belimbing)</a></li>
</td>
<td>
<li><em>Orcaella brevirostris</em> <a href=”http://nurhidayanto09.files.wordpress.com/2009/07/pesut2.jpg?w=150&h=104″>(pesut mahakam)</a></li>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<li><em>Spizaetus bartelsi</em> <a href=”http://nurhidayanto09.files.wordpress.com/2009/07/elang-jawa-indrakila.jpg?w=129&h=150″>(elang jawa)</a></li>
</td>
<td>
<li><em>Macrocephalon maleo</em> <a href=”http://www.kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/maleo/482496-1-ind-ID/maleo_medium.jpg”>(maleo)</a></li>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<li><em>Panthera tigris sumatrae</em> <a href=”http://almujaddid.files.wordpress.com/2007/12/tiger-rest.jpg”>(harimau Sumatra)</a></li>
</td>
<td>
<li><em>Elephas maximus</em> <a href=”http://3.bp.blogspot.com/_0C3gi-Ych0M/SPivpqWKQWI/AAAAAAAABAE/GCRk8XcQPIM/s400/sumatra+elephant.jpg”>(gajah Sumatra)</a></li>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<li><em>Bubalus depressicornis</em> <a href=”http://animal.discovery.com/guides/endangered/mammals/gallery/anoa.jpg”>(anoa)</a></li>
</td>
<td>
<li><em>Nasalis larvatus</em> <a href=”http://www.tribunkaltim.co.id/photo/2008/08/42e1a6cc2cba4d52b4965e393742e904.jpg”>(bekantan)</a></li>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<li><em>Rhinoceros sondaicus</em> <a href=”http://rol.republika.co.id/images/news/2008/11/20081120124635.jpg”>(badak jawa)</a></li>
</td>
<td>
<li><em>Tarsius tarsier</em> <a href=”http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:JZlZyFMtb0BBLM:http://tolweb.org/tree/ToLimages/616685330_ac1b7f036c_o.jpg”>(kuskus)</a></li>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<big><strong>SELAMATKAN MEREKA!!!!</strong></big>
<h3>Artikel Terkait</h3>
<li><a href=”http://nurhidayanto09.wordpress.com/2009/07/03/pentingnya-kesadaran-dan-kepedulian-terhadap-lingkungan-di-era-globalisasi/”>PENTINGNYA KESADARAN DAN KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN DI ERA GLOBALISASI</a></li>
<li><a href=”https://nurhidayanto09.wordpress.com/2010/02/21/apa-yang-dihasilkan-di-kopenhagen/”>APA YANG DIHASILKAN DI KOPENHAGEN?</a></li>
<li><a href=”https://nurhidayanto09.wordpress.com/2010/03/15/teknologi-sederhana-lubang-resapan-biopori-dan-upaya-penanggulangan-krisis-cadangan-air/”>TEKNOLOGI SEDERHANA: LUBANG RESAPAN BIOPORI DAN UPAYA PENANGGULANGAN KRISIS CADANGAN AIR</a></li>
TEKNOLOGI SEDERHANA: LUBANG RESAPAN BIOPORI DAN UPAYA PENANGGULANGAN KRISIS CADANGAN AIR
Musim kemarau biasanya mengakibatkan kedalaman muka air sumur menjadi lebih dalam,sedangkan di musim penghujan berkibat pada terganggunya arus lalu lintas oleh air yang tergenang bahkansering juga menyebabkan banjir. Apakah semua keadaan ini akan menjadi kebiasaan tiap tahun saja? Tentukita semua tidak ingin setiap sekali dalam setahun harus mengalami hal demikian, bukan? Salah satufaktor dari ini semua adalah kurangnya daerah resapan air di sekitar yang kaitannya dengan konservasiair. Air yang seharusnya masuk ke dalam tanah justru mengalir ke selokan lalu mengalir ke sungaisehingga tidak terserap ke dalam tanah untuk menjadi cadangan air tanah.
Sebenarnya terdapat berbagai cara untuk mengatasi krisis cadangan air ini, salah satunya adalah lubang resapan biopori. Lubang kecil yang dibuat dengan kedalaman kurang lebih 1 meter (100 cm), mempunyai fungsi ganda. Pertama sebagai lubang resapan air dan yang kedua adalah sebagai tempat untuk mengubah sampah menjadi kompos. Jika dibandingkan dengan teknologi yang lain, lubang resapan biopori ini tidak memerlukan biaya yang cukup besar dan sangat cocok bagi daerah perkotaan yang memang tidak memiliki lahan karena padat oleh bangunan-bangunan.
Alat yang digunakan untuk membuat lubang resapan biopori bermacam-macam, bisa menggunakan linggis atau alat tradisional lainnya. Namun, untuk saat ini alat yang paling efektif adalah dengan boor biopori yang memang khusus digunakan untuk membuat lubang resapan biopori. Dengan panjang tangkai 125 cm dan memiliki mata boor yang terbuat dari baja agar tajam.
Berikut ini adalah cara pembuatan lubang resapan biopori:
- Gunakan lokasi yang memang tepat untuk dijadikan lubang resapan biopori, yaitu di tempat yangbiasanya air mengalir ke lokasi itu.
- Siramlah dengan air tempat di mana lubang resapan biopori akan dibuat agar mudah untukmelubanginya.
- Letakkan mata boor tegak lurus dengan permukaan tanah untuk mengawali pengeboran.
- Lubangi tanah dengan boor dengan memutarnya sehingga mata boor masuk ke dalam tanah.
- Selama proses pengeboran siramlah dengan air untuk memudahkan proses pengeboran.
- Keluarkan tanah yang telah berhasil dibor dan lakukan pengeboran secara berulang-ulang sehinggamencapai kedalaman sekitar 1 meter.
- Ke dalam lubang resapan, masukkanlah sampah organik.
- Lakukan pengisian ulang sampah organik, jika sampah organik sebelumnya telah menyusut akibat prosespelapukan.
- Ketika musim kemarau tiba, kompos yang telah terbentuk dapat diambil bersamaan dengan pemeliharaanterhadap lubang resapan biopori.
- Untuk mencegah terjadinya longsoran atau bahaya terperosok ke dalam lubang, maka perkuatlah tutuplubang menggunakan semen di sekeliling lubang.
Mengingat curah hujan di wilayah Indonesia yang cukup tinggi, sebenarnya kita tidak perlu khawatir terhadap krisis cadangan air tanah. Akan tetapi, penyempitan lahan yang dilakukan secara terus-menerus inilah yang perlu dikhawatirkan, karena kaitannya dengan semakin berkurangnya luasan resapan air. Dengan membuat lubang resapan biopori ini diharapakan krisis cadangan air tanah tidak terjadi dan dapat mencegah terjadinya banjir atau air yang tergenang khususnya di daerah perkotaan. Sementara satu masalah itu terselesaikan, kita juga bisa mengambil manfaat dari lubang resapan biopori ini. Ketika musim kemarau tiba, sampah organik yang telah mengalami proses pelapukan dapat kita ambil,dalam bentuk pupuk kompos. Yang kaitannya dengan penanaman pohon atau tanaman dan merupakan salah satu,upaya penanggulangan krisis cadangan air tanah serta manfaat lainnya.
“Sesungguhnya air hujan yang turun dari langit adalah karunia dari Yang Maha Kuasa, sudah seharusnya kita mensyukuri segala apa yang telah diberikan. Salah satu bentuk rasa syukur itu dapat diwujudkan dengan memanen air, yang salah satu caranya adalah dengan membuat lubang resapan biopori. Sungguh tak terbayang bagaimana jadinya jika di dunia ini tak ada hujan yang airnya mampu mengisi sungai-sungai serta sebagian lagi meresap ke dalam tanah dan sehingga makhluk hidup dapatmelangsungkan kehidupannya. Subhanallah………."
kode html di belakang artikel ini (html code behind this article):
<p style=”text-align: justify;”>Musim kemarau biasanya mengakibatkan kedalaman muka air sumur menjadi lebih dalam,sedangkan di musim penghujan berkibat pada terganggunya arus lalu lintas oleh air yang tergenang bahkansering juga menyebabkan banjir. Apakah semua keadaan ini akan menjadi kebiasaan tiap tahun saja? Tentukita semua tidak ingin setiap sekali dalam setahun harus mengalami hal demikian, bukan? Salah satufaktor dari ini semua adalah kurangnya daerah resapan air di sekitar yang kaitannya dengan konservasiair. Air yang seharusnya masuk ke dalam tanah justru mengalir ke selokan lalu mengalir ke sungaisehingga tidak terserap ke dalam tanah untuk menjadi cadangan air tanah.</p>
<p style=”background: silver none repeat scroll 0 0; text-align: justify;”>Sebenarnya terdapat berbagai cara untuk mengatasi krisis cadangan air ini, salah satunya adalah lubang resapan biopori. Lubang kecil yang dibuat dengan kedalaman kurang lebih 1 meter (100 cm), mempunyai fungsi ganda. Pertama sebagai lubang resapan air dan yang kedua adalah sebagai tempat untuk mengubah sampah menjadi kompos. Jika dibandingkan dengan teknologi yang lain, lubang resapan biopori ini tidak memerlukan biaya yang cukup besar dan sangat cocok bagi daerah perkotaan yang memang tidak memiliki lahan karena padat oleh bangunan-bangunan.</p>
<p style=”text-align: justify;”><img title=”bor biopori” src=”http://3.bp.blogspot.com/_I5mfBTqyFWI/SSqE7nA8qHI/AAAAAAAAACU/pz3NHeik4YQ/s400/bor+biopori.JPG” alt=”bor biopori” width=”94″ height=”171″ />Alat yang digunakan untuk membuat lubang resapan biopori bermacam-macam, bisa menggunakan linggis atau alat tradisional lainnya. Namun, untuk saat ini alat yang paling efektif adalah dengan boor biopori yang memang khusus digunakan untuk membuat lubang resapan biopori. Dengan panjang tangkai 125 cm dan memiliki mata boor yang terbuat dari baja agar tajam.</p>
<p style=”text-align: justify;”>Berikut ini adalah cara pembuatan lubang resapan biopori:</p>
<ol style=”background: silver;” type=”1″>
<li>Gunakan lokasi yang memang tepat untuk dijadikan lubang resapan biopori, yaitu di tempat yangbiasanya air mengalir ke lokasi itu.</li>
<li>Siramlah dengan air tempat di mana lubang resapan biopori akan dibuat agar mudah untukmelubanginya.</li>
<li>Letakkan mata boor tegak lurus dengan permukaan tanah untuk mengawali pengeboran.</li>
<li>Lubangi tanah dengan boor dengan memutarnya sehingga mata boor masuk ke dalam tanah.</li>
<li>Selama proses pengeboran siramlah dengan air untuk memudahkan proses pengeboran.</li>
<li>Keluarkan tanah yang telah berhasil dibor dan lakukan pengeboran secara berulang-ulang sehinggamencapai kedalaman sekitar 1 meter.</li>
<li>Ke dalam lubang resapan, masukkanlah sampah organik.</li>
<li>Lakukan pengisian ulang sampah organik, jika sampah organik sebelumnya telah menyusut akibat prosespelapukan.</li>
<li>Ketika musim kemarau tiba, kompos yang telah terbentuk dapat diambil bersamaan dengan pemeliharaanterhadap lubang resapan biopori.</li>
<li>Untuk mencegah terjadinya longsoran atau bahaya terperosok ke dalam lubang, maka perkuatlah tutuplubang menggunakan semen di sekeliling lubang.</li>
</ol>
<p style=”text-align: justify;”>Mengingat curah hujan di wilayah Indonesia yang cukup tinggi, sebenarnya kita tidak perlu khawatir terhadap krisis cadangan air tanah. Akan tetapi, penyempitan lahan yang dilakukan secara terus-menerus inilah yang perlu dikhawatirkan, karena kaitannya dengan semakin berkurangnya luasan resapan air. Dengan membuat lubang resapan biopori ini diharapakan krisis cadangan air tanah tidak terjadi dan dapat mencegah terjadinya banjir atau air yang tergenang khususnya di daerah perkotaan. Sementara satu masalah itu terselesaikan, kita juga bisa mengambil manfaat dari lubang resapan biopori ini. Ketika musim kemarau tiba, sampah organik yang telah mengalami proses pelapukan dapat kita ambil,dalam bentuk pupuk kompos. Yang kaitannya dengan penanaman pohon atau tanaman dan merupakan salah satu,upaya penanggulangan krisis cadangan air tanah serta manfaat lainnya.</p>
<ol>
<div style=”border: 5px ridge violet; background: silver none repeat scroll 0pt 0pt; width: 95%; text-align: justify;”>
<span style=”font-family: &amp;amp;”><strong>”</strong></span><tt>Sesungguhnya air hujan yang turun dari langit adalah karunia dari Yang Maha Kuasa, sudah seharusnya kita mensyukuri segala apa yang telah diberikan. Salah satu bentuk rasa syukur itu dapat diwujudkan dengan memanen air, yang salah satu caranya adalah dengan membuat lubang resapan biopori. Sungguh tak terbayang bagaimana jadinya jika di dunia ini tak ada hujan yang airnya mampu mengisi sungai-sungai serta sebagian lagi meresap ke dalam tanah dan sehingga makhluk hidup dapatmelangsungkan kehidupannya. Subhanallah……….<span style=”font-family: &amp;amp;”><strong>”</strong></span></tt>
</div></ol>
</div>
APA SAJAKAH PENYUSUN TUBUH MANUSIA?
Jaringan
Penyusun tubuh manusia adalah jaringan, yang kesemuanya memiliki tugas dan fungsinya masing-masing. Berikut ini adalah beberapa tentang jaringan:
- Merupakan kumpulan sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama.
- Pada hewan dan manusia terdapat empat jenis jaringan, yaitu:
- Jaringan Epitelium
- Terdiri atas satu lapis atau lebih
- Tersusun atas satu jenis sel saja
- Membentuk kulit serta melapisi berbagai rongga di dalam tubuh
- Macam-macam jaringan epitelium:
No. Macam Jaringan Ciri-ciri Lokasi 1. Epitel pipih (epitel Skuamosa) 
Sel tipis yang tersusun rapat seperti ubin Kapsul bowman (ginjal), Permukaan kulit, lapisan dalam alveolus (paru-paru) dll 2. Epitel kubus (epitel kuboid) selapis 
Terdiri sel-sel berbentuk kubus, jika Dilihat sari atas tampak seperti segienam atau segilima Permukaan ovarium, retina, tiroid, dan nefron ginjal 3. Epitel Batang (epitel silindris) selapis 
Tersusun atas sel-sel panjang seperti tiang Saluran pencernaan(usus, esofagus, lambung, kantung empedu, dan uterus 4. Epitel Bersilia 
Disusun oleh sel epitel batang dan terdapat silia di permukaannya Saluran respirasi(bronkus, trakea, rongga hidung) dan saluran kelamin(oviduk, uterus) 5. Epitel lapis semu 
Terdiri atas selapis sel yang masing-masing melekat pada membran basal Saluran kelamin dan saluran respirasi 6. Epitel pipih berlapis 
Terdiri dari beberapa lapis sel pipih(kering/pipih menanduk dan lembab/pipih tidak menanduk) Kulit(epidermis) untuk yang kering dan laring, vagina, esofagus untuk yang lembab 7. Epitel kubus berlapis 
Terdiri atas beberapa lapis sel epitel kubus Kelenjar keringat, kelenjar minyak, kelenjar ludah, dan permukaan folikel ovarium 8. Epitel batang berlapis 
Jarang ditemukan dalam tubuh manusia Permukaan uretra pria, kelenjar ludah, dan selaput lendir mata 9. Epitel transisi 
Bentuk peralihan antara pipih dan batang Kandung kemih ureter, uretra, dan pelvis didaerah ginjal
- Jaringan Saraf
- Atau disebut jaringan komunikasi tubuh
- Terdiri atas sel-sel saraf atau neuron terdiri dari 3 bagian utama yaitu badan sel(perikaryon atau soma), akson, dan dendrit
- Ada 3 macam neuron yaitu motorik, asosiasi(penghubung), dan sensorik
- Sistem saraf telah ada sejak lahir dan tidak berbiak atau meningkatkan jumlah neuronnya, akan tetapi mengembangkan serabut saraf tambahan dan menciptakan jalinan yang sangat rumit
- Jaringan Otot
- Terdiri atas sel-sel otot yang bertanggung jawab terhadap sistem gerak.
- Untuk mengerut atau berkontraksi, otot memerlukan energi; yaitu suatu bahan kimia yang disebut Adenosin Triphosphat(ATP), yang disalurkan melalui sel-sel otot
- Berikut ini adalah mekanisme kontraksi otot:
- Pusat motorik akan mengirim impuls ke saraf
- Impuls sampai pada ujung akson lalu disalurkan ke neuriohormon (asetilkolin) untuk kemudian menuju otot.
- Impuls sampai ke Transversal Tubulus dan menyebabkan Retikulum sarkoplasmik mengeluarkan ion Ca ke sitoplasma
- Ion Ca berikatan dengan troponin pada aktin dan menyebabkan tropomiosin membuka
- Kepala miosin yang berenergi tinggi akan menempel pada aktin dan menggerakkannya ke pusat sarkomer dengan melepas ADP + P
- Retikulum sarkoplasmik akan mengeluarkan ion Ca ke sitoplasma lagi dan menyebabkan tropomiosin membuka (relaksasi). Kepala miosin menghidrolisis ATP, sehingga kepala miosin kembali ke konfigurasi energi tinggi dan memulai kontraksi baru
- Jaringan Ikat
- Juga sering disebut sebagai jaringan penyokong
- Berfungsi dalam menyokong dan mengikat jaringan lain, melindungi tubuh dari bakteri, ikut membentuk struktur atau bentuk tubuh, dan berperan dalam pembentukan darah
- Macam-macam jaringan ikat:
Jaringan Ikat 1. Jaringan ikat longgar 2. Jaringan ikat padat 2.1 putih 2.2 kuning 3. Jaringan rangka 3.1 kartilago 3.1.1 hialin 3.1.2 elastik kuning 3.1.3 serabut putih 3.2 tulang 3.2.1 spons 3.2.2 kompak 4. Jaringan hematopoietik 4.1 darah 4.2 limfa 5. Jaringan adiposa
- Jaringan Epitelium
[?] kode html di belakang artikel ini (html code behind this article):
Penyusun tubuh manusia adalah jaringan, yang kesemuanya memiliki tugas dan fungsinya masing-masing. Berikut ini adalah beberapa tentang jaringan:
<div style=”background: url(http://matthewjohnrobinson.com/images/modern-background-design.jpg);”>
<ul>
<li>Merupakan kumpulan sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama.</li>
<li>Pada hewan dan manusia terdapat empat jenis jaringan, yaitu:
<ul type=”1″>
<li>Jaringan Epitelium
<ul>
<li>Terdiri atas satu lapis atau lebih</li>
<li>Tersusun atas satu jenis sel saja</li>
<li>Membentuk kulit serta melapisi berbagai rongga di dalam tubuh</li>
<li>Macam-macam jaringan epitelium:
<table border=”2″ cellpadding=”5″>
<tbody>
<tr bgcolor=”#c0c0c0″>
<th>No.</th>
<th>Macam Jaringan</th>
<th height=”100″>Ciri-ciri</th>
<th>Lokasi</th>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td style=”text-align: center;”><strong>Epitel pipih (epitel Skuamosa)</strong>
<img src=”http://i48.tinypic.com/33kx6z6.png” alt=”" width=”100%” height=”100%” /></td>
<td style=”text-align: center;”>Sel tipis yang tersusun rapat seperti ubin</td>
<td style=”text-align: center;”>Kapsul bowman (ginjal), Permukaan kulit, lapisan dalam alveolus (paru-paru) dll</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td style=”text-align: center;”><strong>Epitel kubus (epitel kuboid) selapis</strong>
<img src=”http://i44.tinypic.com/2z3vtbm.gif” alt=”" width=”100%” height=”100%” /></td>
<td style=”text-align: center;”>Terdiri sel-sel berbentuk kubus, jika Dilihat sari atas tampak seperti segienam atau segilima</td>
<td style=”text-align: center;”>Permukaan ovarium, retina, tiroid, dan nefron ginjal</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td style=”text-align: center;” height=”99″><strong>Epitel Batang (epitel silindris) selapis</strong>
<img src=”http://i45.tinypic.com/294kjo0.png” alt=”" width=”100%” height=”100%” /></td>
<td style=”text-align: center;”>Tersusun atas sel-sel panjang seperti tiang</td>
<td style=”text-align: center;”>Saluran pencernaan(usus, esofagus, lambung, kantung empedu, dan uterus</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td style=”text-align: center;”><strong>Epitel Bersilia</strong>
<img src=”http://i45.tinypic.com/1588dbn.png” alt=”" width=”100%” height=”100%” /></td>
<td style=”text-align: center;”>Disusun oleh sel epitel batang dan terdapat silia di permukaannya</td>
<td style=”text-align: center;”>Saluran respirasi(bronkus, trakea, rongga hidung) dan saluran kelamin(oviduk, uterus)</td>
</tr>
<tr>
<td>5.</td>
<td style=”text-align: center;”><strong>Epitel lapis semu</strong>
<img src=”http://i47.tinypic.com/2yk027n.png” alt=”" width=”100%” height=”100%” /></td>
<td style=”text-align: center;”>Terdiri atas selapis sel yang masing-masing melekat pada membran basal</td>
<td style=”text-align: center;”>Saluran kelamin dan saluran respirasi</td>
</tr>
<tr>
<td>6.</td>
<td style=”text-align: center;”><strong>Epitel pipih berlapis</strong>
<img src=”http://i49.tinypic.com/kb93yv.png” alt=”" width=”100%” height=”100%” /></td>
<td style=”text-align: center;”>Terdiri dari beberapa lapis sel pipih(kering/pipih menanduk dan lembab/pipih tidak menanduk)</td>
<td style=”text-align: center;”>Kulit(epidermis) untuk yang kering dan laring, vagina, esofagus untuk yang lembab</td>
</tr>
<tr>
<td>7.</td>
<td style=”text-align: center;”><strong>Epitel kubus berlapis</strong>
<img src=”http://i46.tinypic.com/14kzk3n.png” alt=”" width=”100%” height=”100%” /></td>
<td style=”text-align: center;”>Terdiri atas beberapa lapis sel epitel kubus</td>
<td style=”text-align: center;”>Kelenjar keringat, kelenjar minyak, kelenjar ludah, dan permukaan folikel ovarium</td>
</tr>
<tr>
<td>8.</td>
<td style=”text-align: center;”><strong>Epitel batang berlapis</strong>
<img src=”http://i46.tinypic.com/2w4y53s.png” alt=”" width=”100%” height=”100%” /></td>
<td style=”text-align: center;”>Jarang ditemukan dalam tubuh manusia</td>
<td style=”text-align: center;”>Permukaan uretra pria, kelenjar ludah, dan selaput lendir mata</td>
</tr>
<tr>
<td>9.</td>
<td style=”text-align: center;”><strong>Epitel transisi</strong>
<img src=”http://i45.tinypic.com/2hrlj47.png” alt=”" width=”100%” height=”100%” /></td>
<td style=”text-align: center;”>Bentuk peralihan antara pipih dan batang</td>
<td style=”text-align: center;”>Kandung kemih ureter, uretra, dan pelvis didaerah ginjal</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</li>
</ul>
</li>
<li>Jaringan Saraf
<ul>
<li>Atau disebut jaringan komunikasi tubuh</li>
<li>Terdiri atas sel-sel saraf atau neuron terdiri dari 3 bagian utama yaitu badan sel(perikaryon atau soma), akson, dan dendrit</li>
<li>Ada 3 macam neuron yaitu motorik, asosiasi(penghubung), dan sensorik</li>
<li>Sistem saraf telah ada sejak lahir dan tidak berbiak atau meningkatkan jumlah neuronnya, akan tetapi mengembangkan serabut saraf tambahan dan menciptakan jalinan yang sangat rumit</li>
</ul>
</li>
<li>Jaringan Otot
<ul>
<li>Terdiri atas sel-sel otot yang bertanggung jawab terhadap sistem gerak.</li>
<li>Untuk mengerut atau berkontraksi, otot memerlukan energi; yaitu suatu bahan kimia yang disebut Adenosin Triphosphat(ATP), yang disalurkan melalui sel-sel otot</li>
<ol type=”a”><li> Pusat motorik akan mengirim impuls ke saraf</li>
<li>Impuls sampai pada ujung akson lalu disalurkan ke neuriohormon (asetilkolin) untuk kemudian menuju otot.</li>
<li>Impuls sampai ke Transversal Tubulus dan menyebabkan Retikulum sarkoplasmik mengeluarkan ion Ca ke sitoplasma</li>
<li>Ion Ca berikatan dengan troponin pada aktin dan menyebabkan tropomiosin membuka</li>
<li>Kepala miosin yang berenergi tinggi akan menempel pada aktin dan menggerakkannya ke pusat sarkomer dengan melepas ADP + P</li>
<li>Retikulum sarkoplasmik akan mengeluarkan ion Ca ke sitoplasma lagi dan menyebabkan tropomiosin membuka (relaksasi). Kepala miosin menghidrolisis ATP, sehingga kepala miosin kembali ke konfigurasi energi tinggi dan memulai kontraksi baru</li>
</ol>
</li> </ul>
</li>
<li>Jaringan Ikat
<ul>
<li>Juga sering disebut sebagai jaringan penyokong</li>
<li>Berfungsi dalam menyokong dan mengikat jaringan lain, melindungi tubuh dari bakteri, ikut membentuk struktur atau bentuk tubuh, dan berperan dalam pembentukan darah</li>
<li>Macam-macam jaringan ikat:
<table border=”0″ cellspacing=”12″ cellpadding=”0″>
<tbody>
<tr>
<th rowspan=”11″>Jaringan Ikat</th>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>1. Jaringan ikat longgar</td>
</tr>
<tr>
<td style=”border: 2px dashed silver;” rowspan=”2″>2. Jaringan ikat padat</td>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>2.1 putih</td>
</tr>
<tr>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>2.2 kuning</td>
</tr>
<tr>
<td style=”border: 2px dashed silver;” rowspan=”5″>3. Jaringan rangka</td>
<td style=”border: 2px dashed silver;” rowspan=”3″>3.1 kartilago</td>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>3.1.1 hialin</td>
</tr>
<tr>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>3.1.2 elastik kuning</td>
</tr>
<tr>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>3.1.3 serabut putih</td>
</tr>
<tr>
<td style=”border: 2px dashed silver;” rowspan=”2″>3.2 tulang</td>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>3.2.1 spons</td>
</tr>
<tr>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>3.2.2 kompak</td>
</tr>
<tr>
<td style=”border: 2px dashed silver;” rowspan=”2″>4. Jaringan hematopoietik</td>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>4.1 darah</td>
</tr>
<tr>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>4.2 limfa</td>
</tr>
<tr>
<td style=”border: 2px dashed silver;”>5. Jaringan adiposa</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
</div>
APA YANG DIHASILKAN DI KOPENHAGEN?

Kerusakan lingkungan semakin menjadi, hal itu berdampak besar terhadap perubahan iklim yang terjadi di berbagai belahan bumi saat ini. Istilah yang sering digunakan akibat dari kerusakan itu adalah “pemanasan global” atau “global warming” dalam bahasa asing. Timbul sebagai dampak dari pembuangan emisi karbondioksida besar-besaran oleh aktivitas industri, transportasi, dan lainnya. Termasuk penggusuran lahan bagi tumbuh-tumbuhan terutama di daerah tropis yang menjadi penghasil ozon terbesar di bumi. Lahan–lahan tersebut diganti oleh pohon-pohon beton yang menjulang tinggi dan menandai bagaimana kemajuan suatu bangsa itu sendiri.
Sebenarnya, bagaimana pemanasan global itu? Pemanasan global adalah naiknya suhu rata-rata permukaan bumi akibat panas matahari yang terperangkap oleh karbondioksida yang melebihi kadar batas normal. Panas matahari yang seharusnya dapat dipantulkan lagi ke luar angkasa oleh atmosfer itu, kini terperangkap di lapisan atmosfer bumi. Dengan demikian suhu rata-rata bumi pun naik hingga satu derajat celcius per tahun dan juga menyebabkan naiknya permukaan air laut kira-kira 15 cm. Naiknya suhu rata-rata ini menyerupai efek yang biasa dirasakan ketika sedang berada di dalam rumah kaca, oleh sebab itu juga ada istilah “efek rumah kaca” atau “greenhouse effect”. Banyak kehidupan yang ada saat ini sangat terganggu dengan semakin tingginya suhu rata-rata di bumi ini. Jika pencemaran, perburuan, atau yang lainnya mungkin hanya akan mengganggu satu atau beberapa ekologi saja, maka pemanasan global dapat mengganggu ekosistem atau ekologi secara keseluruhan. Dan itu berarti permasalahan ini bukanlah persoalan yang bisa disepelekan begitu saja, karena hal ini menyangkut perubahan iklim yang tentu dampaknya amat serius bagi kehidupan.
Dalam permasalahan yang serius ini, memang sudah dilakukan upaya-upaya sejak masalah ini belum terlalu serius diurusi seperti sekarang. Protokol-protokol, undang-undang, serta peraturan lainnya telah dibuat untuk mengatur segala kemungkinan yang mungkin ditimbulkan akibat dari kegiatan yang dapat menimbulkan bahaya terhadap lingkungan. Khususnya negara-negara maju yang merupakan penghasil emisi gas karbondioksida terbesar ini seharusnya lebih serius dibanding negara berkembang dan berupaya memunculkan ide-ide yang dapat mengatasi permasalahan yang sedang terjadi ini. Dan kembali lagi, permasalahan tentang perubahan iklim.
Dilatar belakangi oleh peristiwa-peristiwa itu juga karena hampir habisnya masa berlaku protokol Kyoto tahun 2012 serta melanjuti pertemuan dua tahun lalu di Bali. Beberapa realisasi telah dilakukan dari pertemuan-pertemuan internasional yang telah dilakukan. Dan untuk menanggapinya juga maka di penghujung tahun 2009 ini juga diadakan pertemuan yang bertempat di Copenhagen, Denmark (Cop15). Berupaya mendapatkan sebuah kesepakatan yang bisa mengatasi masalah yang ada saat ini.
Topik tentang perubahan iklim menjadi masalah yang hangat di Kopenhagen, Denmark beberapa waktu yang lalu. Delegasi-delegasi dari berbagai negara berkumpul untuk membahas masalah yang menyangkut masa depan bumi tempat mereka dan semua orang sekarang tinggal. Pertemuan ini berlangsung selama dua minggu, dan diikuti oleh 192 negara. Pasukan-pasukan telah disiapkan untuk menghadapi segala ancaman atau gangguan dari luar.Pertemuan ini hingga hari ke-7 belum juga mencapai kesepakatan, padahal mereka telah mencapai separuh waktu. Pertemuan ini juga diwarnai dengan walkout para peserta dan juga beberapa insiden yang tidak menyenangkan lainnya.
Sementara itu, delegasi Indonesia diwakili oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SBY datang dengan ambisi memainkan peran besar sebagai mediator antara negara-negara kaya dan negara-negara miskin. Akan tetapi rencana yang dibuat itu tidak berjalan seperti yang diinginkan. Nyatanya Indonesia tidak terlalu memainkan peran besar sebagai jembatan antar negara maju dan berkembang. Bahkan dalam liputan media internasional pun peran Indonesia jarang disebut. Padahal orang-orang menaruh harapan besar pada presiden untuk bisa menunjukkan diplomasi kuat selama konferensi berlangsung. Apalagi, sebenarnya Indonesia memiliki daya tawar yang kuat dibanding negara lain karena Indonesia adalah negara kepulauan dan memiliki wilayah hutan yang luas. Seharusnya Indonesia mau mengambil sikap yang tegas dan sikap yang jelas sejak awal konferensi serta mampu menjadi pemimpin bagi negara-negara berkembang untuk saling tawar-menawar dengan negara-negara maju.
Dan akhirnya di hari terakhir pertemuan tingkat tinggi ini berhasil membuat beberapa keputusan berupa poin-poin, akan tetapi hasil kesepakatan itu nyatanya tidak mengikat bagi para penghasil emisi dan sebagainya secara hukum serta tidak adanya target yang menyatakan berapa persen pengurangan emisi gas rumah kaca untuk selanjutnya. Ada yang menilai bahwa pertemuan kali ini mendekati gagal atau di pinggir jurang kegagalan.
kode html di belakang artikel ini (html code behind this article):
<p style=”text-align: center;”><img title=”cop15″ src=”http://www.denmark.net/files/images/cop15.png” alt=”cop15″ width=”70%” height=”70%” align=”center” /></p>
<div style=”text-align: justify;”><span style=”font-family: ”snap;”>
</span><span style=”font-family: ”snap;”>Kerusakan lingkungan semakin menjadi, hal itu berdampak besar terhadap perubahan iklim yang terjadi di berbagai belahan bumi saat ini. Istilah yang sering digunakan akibat dari kerusakan itu adalah “pemanasan global” atau <em>“global warming”</em> dalam bahasa asing. Timbul sebagai dampak dari pembuangan emisi karbondioksida besar-besaran oleh aktivitas industri, transportasi, dan lainnya. Termasuk penggusuran lahan bagi tumbuh-tumbuhan terutama di daerah tropis yang menjadi penghasil ozon terbesar di bumi. Lahan–lahan tersebut diganti oleh pohon-pohon beton yang menjulang tinggi dan menandai bagaimana kemajuan suatu bangsa itu sendiri. </span>
<span style=”font-family: ”snap;”>Sebenarnya, bagaimana pemanasan global itu? Pemanasan global adalah naiknya suhu rata-rata permukaan bumi akibat panas matahari yang terperangkap oleh karbondioksida yang melebihi kadar batas normal. Panas matahari yang seharusnya dapat dipantulkan lagi ke luar angkasa oleh atmosfer itu, kini terperangkap di lapisan atmosfer bumi. Dengan demikian suhu rata-rata bumi pun naik hingga satu derajat celcius per tahun dan juga menyebabkan naiknya permukaan air laut kira-kira 15 cm. Naiknya suhu rata-rata ini menyerupai efek yang biasa dirasakan ketika sedang berada di dalam rumah kaca, oleh sebab itu juga ada istilah “efek rumah kaca” atau <em>“greenhouse effect”</em>. Banyak kehidupan yang ada saat ini sangat terganggu dengan semakin tingginya suhu rata-rata di bumi ini. Jika pencemaran, perburuan, atau yang lainnya mungkin hanya akan mengganggu satu atau beberapa ekologi saja, maka pemanasan global dapat mengganggu ekosistem atau ekologi secara keseluruhan. Dan itu berarti permasalahan ini bukanlah persoalan yang bisa disepelekan begitu saja, karena hal ini menyangkut perubahan iklim yang tentu dampaknya amat serius bagi kehidupan. </span>
<span style=”font-family: ”snap;”>Dalam permasalahan yang serius ini, memang sudah dilakukan upaya-upaya sejak masalah ini belum terlalu serius diurusi seperti sekarang. Protokol-protokol, undang-undang, serta peraturan lainnya telah dibuat untuk mengatur segala kemungkinan yang mungkin ditimbulkan akibat dari kegiatan yang dapat menimbulkan bahaya terhadap lingkungan. Khususnya negara-negara maju yang merupakan penghasil emisi gas karbondioksida terbesar ini seharusnya lebih serius dibanding negara berkembang dan berupaya memunculkan ide-ide yang dapat mengatasi permasalahan yang sedang terjadi ini. Dan kembali lagi, permasalahan tentang perubahan iklim. </span>
<span style=”font-family: ”snap;”>Dilatar belakangi oleh peristiwa-peristiwa itu juga karena hampir habisnya masa berlaku protokol Kyoto tahun 2012 serta melanjuti pertemuan dua tahun lalu di Bali. Beberapa realisasi telah dilakukan dari pertemuan-pertemuan internasional yang telah dilakukan. Dan untuk menanggapinya juga maka di penghujung tahun 2009 ini juga diadakan pertemuan yang bertempat di Copenhagen, Denmark (Cop15). Berupaya mendapatkan sebuah kesepakatan yang bisa mengatasi masalah yang ada saat ini. </span>
<span style=”font-family: ”snap;”>Topik tentang perubahan iklim menjadi masalah yang hangat di Kopenhagen, Denmark beberapa waktu yang lalu. Delegasi-delegasi dari berbagai negara berkumpul untuk membahas masalah yang menyangkut masa depan bumi tempat mereka dan semua orang sekarang tinggal. Pertemuan ini berlangsung selama dua minggu, dan diikuti oleh 192 negara. Pasukan-pasukan telah disiapkan untuk menghadapi segala ancaman atau gangguan dari luar.Pertemuan ini hingga hari ke-7 belum juga mencapai kesepakatan, padahal mereka telah mencapai separuh waktu. Pertemuan ini juga diwarnai dengan walkout para peserta dan juga beberapa insiden yang tidak menyenangkan lainnya.</span>
<span style=”font-family: ”snap;”>Sementara itu, delegasi Indonesia diwakili oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SBY datang dengan ambisi memainkan peran besar sebagai mediator antara negara-negara kaya dan negara-negara miskin. Akan tetapi rencana yang dibuat itu tidak berjalan seperti yang diinginkan. Nyatanya Indonesia tidak terlalu memainkan peran besar sebagai jembatan antar negara maju dan berkembang. Bahkan dalam liputan media internasional pun peran Indonesia jarang disebut. Padahal orang-orang menaruh harapan besar pada presiden untuk bisa menunjukkan diplomasi kuat selama konferensi berlangsung. Apalagi, sebenarnya Indonesia memiliki daya tawar yang kuat dibanding negara lain karena Indonesia adalah negara kepulauan dan memiliki wilayah hutan yang luas. Seharusnya Indonesia mau mengambil sikap yang tegas dan sikap yang jelas sejak awal konferensi serta mampu menjadi pemimpin bagi negara-negara berkembang untuk saling tawar-menawar dengan negara-negara maju. </span>
<p style=”text-align: justify;”><span style=”font-family: ”snap;”>Dan akhirnya di hari terakhir pertemuan tingkat tinggi ini berhasil membuat beberapa keputusan berupa poin-poin, akan tetapi hasil kesepakatan itu nyatanya tidak mengikat bagi para penghasil emisi dan sebagainya secara hukum serta tidak adanya target yang menyatakan berapa persen pengurangan emisi gas rumah kaca untuk selanjutnya. Ada yang menilai bahwa pertemuan kali ini mendekati gagal atau di pinggir jurang kegagalan. </span></p>
<span style=”font-family: ”snap;”> </span>
</div>
</div>
Mathematical Bird








![]()



Ribuan burung starling yang sedang melakukan gerakan atraktif, menggunakan hitungan matematis dan vektor. Sehingga tidak ada saling tabrakkan di antara mereka. Bukankah ini luar biasa? Bergerak berputar, menikung, dan sebagainya untuk menghindari serangan dari predator. Menampilkan sebuah kerja sama yang tak diragukan kekuatanya.
PENTINGNYA KESADARAN DAN KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN DI ERA GLOBALISASI
Semakin berkembangnya jaman dan teknologi, lingkungan adalah salah satu yang mengalami dampak buruk. Eksploitasi dilakukan secara besar-besaran, dengan tanpa memperhatikan efeknya terhadap lingkungan. Banyak hutan yang ditebangi, lalu diganti hutan-hutan beton yang menjulang tinggi. Setelah itu daerah sekitar hutan tidak mempunyai peresapan air yang cukup, dan akhirnya bencana tanah longsor dan banjir pun datang, ketika musim hujan tiba. Hal itulah yang sekiranya terjadi di era globalisai seperti saat ini. Di tengah sibuknya kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhanya, banyak hutan dan lingkungan lainnya yang menjadi korban dari tangan-tangan manusia.Hal yang dapat kita lakukan saat ini adalah ikut menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kita, seperti ikut menjaga kebersihan lingkungan, ikut menyerukan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, dan melestarikan keanekaragaman hayati yang semakin berkurang saja dari hari ke hari. Agar pada akhirnya alam tidak berbalik menyerang kita.
Sebagai orang yang bijak, sudah sepantasnya kita bisa merasakan fenomena yang sedang terjadi ini. Untuk melestarikan lingkungan demi anak dan cucu kita di masa yang akan datang. Walaupun demikian, syukurlah saat ini sudah banyak pihak yang menyadari akan fenomena yang sedang terjadi ini. Seperti UU tentang pencemaran lingkungan yang telah diterbitkan yaitu, Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982: Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Selain itu juga ada penghargaan-penghargaan seperti adipura atau pun kalpataru, yang kaitanya dengan kebersihan dan pelestarian lingkungan. Dan masih banyak lagi, kesadaran dari banyak pihak untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga akan ada keseimbangan paling tidak antara pencemaran dan pencegahannya.
Indonesia, merupakan salah satu Negara yang memiliki keanekaragaman hayati tertinggi dunia dan merupakan daerah penghasil ozon dunia, karena kebetulan berada di daerah ekuator. Tetapi di lain sisi, Indonesia merupakan salah satu Negara dengan tingkat penebangan dan kerusakan hutan tertinggi di dunia. Kerusakan hutan terjadi di mana-mana, tanpa memperhatikan kelangsungan ekosistem dan satwa yang ada di dalamnya. Laju kerusakan hutan pada tahun 1985-1997 tercatat 1,6 juta hektar per tahun, sedangkan pada tahun 1997-2000 menjadi 3,8 juta hektar per tahun. Lalu, bagaimana dengan saat ini? Tahun 2007 tercatat,ada 574 kasus kejahatan terhadap hutan. Di tahun berikutnya, jumlah kasus turun menjadi 404 kasus. Dari kasus-kasus yang tercatat ini ternyata, hanyalah pelaku kecil saja yang banyak diperiksa.Yang memprihatinkan lagi adalah sebanyak 64-83 persen kayu hasil tebangan adalah berstatus illegal logging.
Dengan tingginya laju kerusakan hutan yang terjadi ini, turut menjadi salah satu penyebab turunnya keanekaragaman hayati yang kita miliki. Keanekaragaman hayati merupakan salah satu kekayaan yang tak ternilai harganya, oleh karena itu, begitu pentingnya masalah pelestarian saat ini. Ada beberapa satwa atau pun tumbuhan di Indonesia yang dilindungi oleh undang-undang dan saat ini kondisinya dalam keadaan hampir punah. Berikut ini, beberapa satwa yang saat ini dalam keadaan hampir punah:
Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris)
Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, merupakan sungai yang menjadi daerah kegiatan transportasi dan yang lainnya bagi warga sekitar untuk berbagai kepentingan. Semakin padatnya lalu-lintas di sungai Mahakam ternyata ikut mempengaruhi jumlah satwa yang hidup di dalamnya seperti pesut mahakam yang saat ini jumlahnya terus berkurang. Satwa yang dalam nama latinnya ini disebut Orcella brevirostris merupakan hewan asli Indonesia dan dilindungi oleh undang-undang. Semakin hari jumlahnya semakin berkurang, bahkan sekarang satwa ini hampir punah. Usaha-usaha untuk membudidayakannya telah dilakukan, namun tak juga berhasil untuk mengembang biakanya. Yang terpenting lagi ikan ini hanya terdapat pada tiga lokasi di dunia yakni Sungai Mahakam, Sungai Mekong, dan Sungai Irawady.
Pendangkalan, erosi, pencemaran akibat limbah, dan pengelolaan hutan yang terjadi di sekitar sungai Mahakam adalah beberapa penyebab turunnya populasi satwa ini. Dengan kesadaran dan kepedulian kita, berharap agar tidak akan kehilangan lagi keanekaragaman hayati yang kita miliki.
Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)
Satwa yang merupakan salah satu penghuni Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Sukabumi ini, jumlahnya sekarang tinggal 19 ekor. Kerusakan hutan yang terjadi di taman nasional tersebut, mengakibatkan elang jawa tersebut sulit untuk berkembang biak. (kompas.com)
Dan masih banyak satwa lainnya yang saat ini jumlahnya sangat memprihatinkan, dan merupakan tugas kita bersama untuk ikut melestarikannya. Sekarang juga perlu dilakukan konservasi terhadap satwa tersebut, sangatlah tepat dilakukan.
Anggrek
Sekitar 2.000 dari 5.000 jenis anggrek di Indonesia terancam punah akibat pembabatan hutan dan penyelundupan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Beberapa jenis anggrek yang kini langka di antaranya, yaitu Phalaenopsis javanica dari Jawa Barat, Cymbidium hartinahianum dari Sumatera Utara, dan Paraphalaenopsis denevii dari Kalimantan. Selain itu, seluruh jenis anggrek Paphiliopedium masuk appendix CITES sebagai jenis anggrek yang tidak boleh diperdagangkan di dalam negeri maupun luar negeri. (kompas.com)
Bambu Endemik
Bambu yang beberapa tahun yang lalu sering kita jumpai dan sangat mudah kita jumpai. Saat ini sekitar 30-40 persen dari 88 jenis bambu endemik Indonesia keadaannya terancam. Beberapa faktor di antaranya adalah alih guna lahan, penyelundupan ke luar negeri, belum diketahui manfaatnya, dan penebangan yang berlebihan. Yang memprihatinkan adalah penyelundupan bambu ke luar negeri contohnya dari Yogya ke Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, bambu dikembang biakan kemudian dijual dengan harga 1000 dollar AS per batang.
Di Indonesia sendiri, juga belum tahunya masyarakat akan manfaat dari bambu. Sehingga banyak masyarakat yang sesuka hati menebangnya kemudian tidak menanaminya kembali. Padahal manfaat bambu tidak hanya sebagai bahan bangunan yang kegunaannya dipandang masih kuno. Beberapa jenis tersebut seperti Dendrochalamus buar, Dendrochalamus hait, dan Fimbribambusa.
Hal di atas hanyalah beberapa saja, saat ini yang diperlukan adalah kepedulian dan sebelumnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan begitu Insya Allah hari esok akan jauh lebih baik dari hari ini dan kemarin. Walaupun sebagai manusia tak pernah lepas dari usaha untuk selalu memnuhi kebutuhan yang semakin besar jumlahnya. Akan tetapi, kita tetap harus berusaha melakukan usaha pelestarian atau konservasi, agar tidak menyesal di kemudian hari. Meskipun banyak kendala yang dihadapi dalam melakukan konservasi ini. Salah satu yang menjadi kendala dalam pelestarian keanekaragaman ini adalah kurangnya dana dan ketidak sinerginya kinerja antara pihak terkait, sehingga laju kerusakan hutan yang cukup parah ini. Sungguh ironis memang, banyak warga di perkotaan yang memelihara tanaman yang harganya sangat mahal, bahkan perawatannya pun juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sebagai salah satu hobi mereka, atau sekedar mengisi waktu luangnya. Seandainya mereka mau mengalihkan uang yang mereka punya untuk membiayai konservasi , tentu akan sangat berguna sekali. Begitu juga dengan kinerja para pihak terkait mengenai perijinan pengelolaan hutan yang pada akhirnya hak pengelolaan hutan, jatuh ke tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Saatnya melakukan aksi terkait kepedulian terhadap lingkungan sekarang juga demi terjadinya perubahan pada bumi ini.
kode html di belakang artikel ini (html code behind this article):
<p style=”text-align: justify;”>Sebagai orang yang bijak, sudah sepantasnya kita bisa merasakan fenomena yang sedang terjadi ini. Untuk melestarikan lingkungan demi anak dan cucu kita di masa yang akan datang. Walaupun demikian, syukurlah saat ini sudah banyak pihak yang menyadari akan fenomena yang sedang terjadi ini. Seperti UU tentang pencemaran lingkungan yang telah diterbitkan yaitu, Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982: <em>Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya</em>. Selain itu juga ada penghargaan-penghargaan seperti adipura atau pun kalpataru, yang kaitanya dengan kebersihan dan pelestarian lingkungan. Dan masih banyak lagi, kesadaran dari banyak pihak untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga akan ada keseimbangan paling tidak antara pencemaran dan pencegahannya.</p>
<p style=”text-align: justify;”>Indonesia, merupakan salah satu Negara yang memiliki keanekaragaman hayati tertinggi dunia dan merupakan daerah penghasil ozon dunia, karena kebetulan berada di daerah ekuator. Tetapi di lain sisi, Indonesia merupakan salah satu Negara dengan tingkat penebangan dan kerusakan hutan tertinggi di dunia. Kerusakan hutan terjadi di mana-mana, tanpa memperhatikan kelangsungan ekosistem dan satwa yang ada di dalamnya. Laju kerusakan hutan pada tahun 1985-1997 tercatat 1,6 juta hektar per tahun, sedangkan pada tahun 1997-2000 menjadi 3,8 juta hektar per tahun. Lalu, bagaimana dengan saat ini? Tahun 2007 tercatat,ada 574 kasus kejahatan terhadap hutan. Di tahun berikutnya, jumlah kasus turun menjadi 404 kasus. Dari kasus-kasus yang tercatat ini ternyata, hanyalah pelaku kecil saja yang banyak diperiksa.Yang memprihatinkan lagi adalah sebanyak 64-83 persen kayu hasil tebangan adalah berstatus illegal logging.</p>
<p style=”text-align: justify;”>Dengan tingginya laju kerusakan hutan yang terjadi ini, turut menjadi salah satu penyebab turunnya keanekaragaman hayati yang kita miliki. Keanekaragaman hayati merupakan salah satu kekayaan yang tak ternilai harganya, oleh karena itu, begitu pentingnya masalah pelestarian saat ini. Ada beberapa satwa atau pun tumbuhan di Indonesia yang dilindungi oleh undang-undang dan saat ini kondisinya dalam keadaan hampir punah. Berikut ini, beberapa satwa yang saat ini dalam keadaan hampir punah:
<strong> </strong></p>
<p style=”text-align: justify; padding-left: 30px;”><strong>Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris)</strong></p>
<p style=”text-align: justify; padding-left: 30px;”>Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, merupakan sungai yang menjadi daerah kegiatan transportasi dan yang lainnya bagi warga sekitar untuk berbagai kepentingan. Semakin padatnya lalu-lintas di sungai Mahakam ternyata ikut mempengaruhi jumlah satwa yang hidup di dalamnya seperti pesut mahakam yang saat ini jumlahnya terus berkurang. Satwa yang dalam nama latinnya ini disebut Orcella brevirostris merupakan hewan asli Indonesia dan dilindungi oleh undang-undang. Semakin hari jumlahnya semakin berkurang, bahkan sekarang satwa ini hampir punah. Usaha-usaha untuk membudidayakannya telah dilakukan, namun tak juga berhasil untuk mengembang biakanya. Yang terpenting lagi ikan ini hanya terdapat pada tiga lokasi di dunia yakni Sungai Mahakam, Sungai Mekong, dan Sungai Irawady.
Pendangkalan, erosi, pencemaran akibat limbah, dan pengelolaan hutan yang terjadi di sekitar sungai Mahakam adalah beberapa penyebab turunnya populasi satwa ini. Dengan kesadaran dan kepedulian kita, berharap agar tidak akan kehilangan lagi keanekaragaman hayati yang kita miliki.
<strong> </strong></p>
<p style=”text-align: justify; padding-left: 30px;”><strong>Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)</strong></p>
<p style=”text-align: justify; padding-left: 30px;”>Satwa yang merupakan salah satu penghuni Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Sukabumi ini, jumlahnya sekarang tinggal 19 ekor. Kerusakan hutan yang terjadi di taman nasional tersebut, mengakibatkan elang jawa tersebut sulit untuk berkembang biak. (kompas.com)
Dan masih banyak satwa lainnya yang saat ini jumlahnya sangat memprihatinkan, dan merupakan tugas kita bersama untuk ikut melestarikannya. Sekarang juga perlu dilakukan konservasi terhadap satwa tersebut, sangatlah tepat dilakukan.
<strong>
- pesut mahakam
- elang-jawa-indrakila
</strong>
<strong> </strong>
<strong> </strong>
<strong> </strong>
<strong> </strong>
<strong> </strong>
<p style=”text-align: justify; padding-left: 30px;”><strong>Anggrek</strong></p>
<p style=”text-align: justify; padding-left: 30px;”>Sekitar 2.000 dari 5.000 jenis anggrek di Indonesia terancam punah akibat pembabatan hutan dan penyelundupan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Beberapa jenis anggrek yang kini langka di antaranya, yaitu Phalaenopsis javanica dari Jawa Barat, Cymbidium hartinahianum dari Sumatera Utara, dan Paraphalaenopsis denevii dari Kalimantan. Selain itu, seluruh jenis anggrek Paphiliopedium masuk appendix CITES sebagai jenis anggrek yang tidak boleh diperdagangkan di dalam negeri maupun luar negeri. (kompas.com)
<strong>Bambu Endemik</strong></p>
<p style=”text-align: justify; padding-left: 30px;”>Bambu yang beberapa tahun yang lalu sering kita jumpai dan sangat mudah kita jumpai. Saat ini sekitar 30-40 persen dari 88 jenis bambu endemik Indonesia keadaannya terancam. Beberapa faktor di antaranya adalah alih guna lahan, penyelundupan ke luar negeri, belum diketahui manfaatnya, dan penebangan yang berlebihan. Yang memprihatinkan adalah penyelundupan bambu ke luar negeri contohnya dari Yogya ke Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, bambu dikembang biakan kemudian dijual dengan harga 1000 dollar AS per batang.</p>
<p style=”text-align: justify; padding-left: 30px;”>Di Indonesia sendiri, juga belum tahunya masyarakat akan manfaat dari bambu. Sehingga banyak masyarakat yang sesuka hati menebangnya kemudian tidak menanaminya kembali. Padahal manfaat bambu tidak hanya sebagai bahan bangunan yang kegunaannya dipandang masih kuno. Beberapa jenis tersebut seperti Dendrochalamus buar, Dendrochalamus hait, dan Fimbribambusa.</p>
<p style=”text-align: justify;”>Hal di atas hanyalah beberapa saja, saat ini yang diperlukan adalah kepedulian dan sebelumnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan begitu Insya Allah hari esok akan jauh lebih baik dari hari ini dan kemarin. Walaupun sebagai manusia tak pernah lepas dari usaha untuk selalu memnuhi kebutuhan yang semakin besar jumlahnya. Akan tetapi, kita tetap harus berusaha melakukan usaha pelestarian atau konservasi, agar tidak menyesal di kemudian hari. Meskipun banyak kendala yang dihadapi dalam melakukan konservasi ini. Salah satu yang menjadi kendala dalam pelestarian keanekaragaman ini adalah kurangnya dana dan ketidak sinerginya kinerja antara pihak terkait, sehingga laju kerusakan hutan yang cukup parah ini. Sungguh ironis memang, banyak warga di perkotaan yang memelihara tanaman yang harganya sangat mahal, bahkan perawatannya pun juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sebagai salah satu hobi mereka, atau sekedar mengisi waktu luangnya. Seandainya mereka mau mengalihkan uang yang mereka punya untuk membiayai konservasi , tentu akan sangat berguna sekali. Begitu juga dengan kinerja para pihak terkait mengenai perijinan pengelolaan hutan yang pada akhirnya hak pengelolaan hutan, jatuh ke tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.</p>
<blockquote>
<h2 style=”text-align: center;”><span style=”color: #ff0000;”>Saatnya melakukan aksi terkait kepedulian terhadap lingkungan sekarang juga demi terjadinya perubahan pada bumi ini.</span></h2>
</blockquote>
Penyimpangan Suhu Di Samudra Pasifik (El Niño)
Setiap dua hingga sepuluh tahun atau lebih cuaca di Samudra Pasifik bagian selatan mengalami pergeseran secara liar. Hal ini disebabkan oleh melemahnya angin pasat dan arahnya berbalik di perairan Australia sebelah utara dan Indonesia yang berhembus dari arah barat ke timur. Di Asia Timur biasanya mengalami musim hujan, kali ini mengalami musim kering yang sangat panjang. Kebalikannya di daerah pantai barat Amerika Selatan yang kering menerima banyak hujan lebat. Jadi udara tropis yang lembab tidak berpusat di dekat Australia.Udara lembab tersebut berpusat di Samudera pasifik tengah dan meluas ke timur arah Amerika Selatan. Serta hujan yang biasanya turun di Indonesia menjadi berkurang dan menyebabkan musim kekeringan. Lazimnya peristiwa ini terjadi ketika natal tiba, oleh karena itu sering disebut El Niño, yang merupakan nama kanak-kanak Yesus.
Para ilmuwan juga belum mengetahui bagaimana untuk menjelaskan interaksi antara samudra dan atmosfer yang menyebabkan terjadinya El Niño. Akan tetapi, mereka mengetahui proses yang berkaitan dengan peristiwa El Niño. Yaitu penyimpangan kondisi suhu permukaan di daerah khatulistiwa. Dalam kondisi normal, angin pasat bertiup ke arah barat melewati Samudra Pasifik. Menyebabkan bergeraknya air ke permukaan yang panas di Samudra Pasifik bagian barat. Dan angin pasat itu menyebabkan turunnya hujan di bagian barat dan kekeringan di bagian timur Samudra Pasifik. Tetapi saat terjadi El Niño, angi pasat justru melemah dan berbalik arah sehingga menyebabkan kekeringan di bagian barat dan hujan lebat di daerah timur Samudra Pasifik.
Mungkin pelajaran yang dapat diambil adalah bagaimana perubahan suhu yang terjadi di Samudra Pasifik sangat berpengaruh terhadap pergeseran cuaca di daerah sekitar Samudra itu sendiri. Karena suhu sendiri juga termasuk salah satu faktor yang mempengaruhi keadaan cuaca maupun iklim. Pelajaran ini dapat kita terapkan juga dalam kehidupan sehari-hari, lebih tepatnya lagi dalam hidup bermasyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan. Bagaimana perubahan perilaku, sifat, tindakan, pemikiran, atau pun yang lainnya pada diri kita tentu akan mempengaruhi keadaan orang-orang atau pun lingkungan sekitar kita, yang juga telah dipengaruhi oleh faktor yang lain, walaupun pengaruh itu tak begitu terlalu. Pada orang-orang di sekitar kita, akan terjadi bermacam-macam tanggapan atau efek yang berbeda pada masing-masing individu atau kelompok. Apalagi kita berada di Negara yang memiliki banyak suku bangsa, tentu
akan sangat berbeda, bagaimana individu atau kelompok memandang perubahan yang terjadi. Dalam peristiwa El Niño, Indonesia mungkin adalah yang menerima akibat buruk yaitu kekeringan. Tetapi kebalikannya, pantai timur Amerika Selatan yang mendapat akibat baiknya, jika biasanya di daerah itu kekeringan, saat El Niño daerah turun hujan lebat.





















SocialVibe