RUPIAH YANG PERKASA, INVESTOR BERDATANGAN, DAN SYARIAH DILIRIK

Akhir-akhir ini santer terdengar berita tentang ancaman resesi ekonomi global, banyak Negara di dunia yang pertumbuhan ekonominya negatif. Yang menjadi kabar baik adalah Indonesia adalah salah satu dari tiga Negara di dunia yang pertumbuhan ekonominya tetap positif. Hal itulah yang menjadikan Indonesia menarik perhatian dunia saat ini. Pengalaman krisis tahun 1998 telah menjadi pelajaran untuk siap menhadapi krisis seperti saat ini. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2008 6,06 persen, kemudian tahun 2009 kuartal I menjadi 4,37 persen. Sebagai perbandingan Amerika Serikat yang menjadi sumber krisis pada tahun 2008 hanya 1,1 persen. Dimungkinkan, akan banyak investor yang datang ke Indonesia.

Sementara itu, Negara lain masih mencari solusi untuk menghadapi krisis global, yang salah satunya adalah belajar tentang sistem ekonomi Islam atau syariah. Untuk menerapkannya di dalam sistem perbankan dan lainnya.

Rupiah Semakin Perkasa

Ancaman resesi global telah terjadi, tahun 2009 merupakan tahun yang sulit bagi pertumbuhan ekonomi global. Di tengah resesi ekonomi global saat ini, ternyata ekonomi Indonesia adalah salah satu yang dapat menggelincir setelah India dan China. Hal ini ditandai dengan menguatnya nilai tukar rupiah akhir-akhir ini. Bahkan diperkirakan nilai tukar rupiah akan menembus hingga kisaran kurang dari Rp. 10.000 per dollar U.S. Walaupun perkembangan neraca ekspor Indonesia systemt akan tetapi tidak lebih buruk dari neraca impor. Karena panen pada tahun 2008 yang berhasil dan swasembada beras. Juga banyak industri kecil atau usaha kecil yang senantiasa ikut menjaga kestabilan ekonomi Indonesia.

Akibat dari resesi itu juga di masyarakat terjadi penurunan konsumsi. Akan tetapi dengan adanya pilpres 2009 dan pemilu legislatif sebelumnya. Mampu menjadi penggerak konsumsi atau kegiatan ekonomi di masyarakat. Juga kehidupan politik Indonesia yang aman dan baik ketika pilpres dan pemilu tiba. Apabila pada pilpres nanti terjadi 2 putaran, maka tingkat konsumsi masyarakat pun dapat terangkat. Dimungkinkan penguatan rupiah juga akan terus terjadi.

Iklim Investasi Yang Bagus

Baru-baru ini lembaga rating internasional (Moody’s Rating Agency) menaikkan prospek (outlook) rating Indonesia dari stabil menjadi positif. Pada tahun 2007 BB- kemudian di tahun berikutnya menjadi BB. Hal inilah yang menjadikan Indonesia menarik perhatian dunia. Termasuk rasio utang yang membaik, penurunan rasio pada Maret 2009 ini dari 33 persen menjadi 31 persen . Rasio tersebut lebih baik dari Negara-negara lain, yang termasuk juga Negara maju di dalamnya.

Dengan baiknya penanganan resesi ekonomi, diperkirakan juga Indonesia bisa mengalami pertumbuhan ekonomi hingga 7% lebih. Perkembangan ekonomi yang bagus ini , tentu akan banyak menarik minat para investor untuk menanamkan modalnya ke Indonesia. Diharapkan investor yang akan menanamkan modal, adalah investor yang mempunyai pandangan bejangka panjang. Dengan demikian tentu akan sangat bagus bagi Negara berkembang seperti Indonesia serta upaya penanganan masalah pengangguran yang terjadi. Karena akan banyak lapangan pekerjaan yang tercipta dan dapat menarik banyak tenaga kerja pula.

Perbankan Syariah

Di tengah krisis seperti ini ekonomi syariah adalah sistem ekonomi yang paling berperan dalam menghadapi krisis. Terutama di Negara-negara yang telah menjadikannya sebagai sistem perbankan.

Sistem ekonomi konvensional kurang membantu menyelesaikan masalah saat ini, Negara-negara barat banyak yang mempelajari ekonomi syariah. Mereka mengirimkan utusan-utusannya ke timur tengah untuk mempelajari konomi syariah. Bahkan Inggris berupaya untuk menjadikan negaranya menjadi pusat ekonomi syariah dunia di masa depan.

Bagaiman dengan Indonesia? Mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, kenapa ekonomi syariah belum terlalu berperan .

2 thoughts on “RUPIAH YANG PERKASA, INVESTOR BERDATANGAN, DAN SYARIAH DILIRIK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s