Fenomena Gelombang

ini judul tulisan kaya nama mata kuliah…:)

Di dunia ini ada 3 dimensi yang paling sering ditemui, menurutku sih….. yang pertama dan kedua adalah mainannya anak saintek (sains dan teknologi) dan yang ketiga adalah mainannya anak soshum (sosial-humaniora).

Dimensi yang pertama itu adalah dimensi waktu, dimensi yang membuat kita mengenal 3 masa yaitu dulu, sekarang dan masa depan. Sungguh luar biasa Sang Pencipta menentukan adanya dimensi ini (y).

Buat anak saintek dimensi ini penting bangedddd, dimensi ini sering mereka gunakan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada di alam ke dalam suatu bentuk grafik atau analisis lainnya yang membutuhkan informasi waktu.

Dimensi berikutnya adalah dimensi ruang, tentu kita mengenal adanya istilah titik, garis dan ruang yang menyebabkan suatu objek dapat dianggap sebagai satu dimensi, dua dimensi dan tiga dimensi. Dimensi ini juga merupakan tanda bukti kebesaran Allah swt. Bagaimana suatu objek memiliki batas panjang, lebar dan tinggi yang biasa dugunakan oleh lagi-lagi anak saintek untuk mengamati gejala fenomena yang terjadi di alam.

Dengan adanya dua dimensi di atas, fenomena yang terjadi di alam dapat dilakukan pendekatan (analisis) sehingga dapat dijabarkan ke dalam suatu pemodelan untuk mendapatkan gambaran kondisi yang memang terjadi di alam. Tentunya dua dimensi di atas adalah suatu dimensi yang memungkinkan fenomena yang terjadi di alam untuk bisa diuji di laboratorium.

Beberapa fenomena di alam yang didekati dengan fungsi dimensi ruang dan waktu adalah dalam bentuk gelombang, fenomena tersebut adalah gelombang elektromagnetik (Listrik+Magnet=cahaya=elektromagnet), gelombang akustik atau bunyi (tekanan di udara yang berubah-ubah), ombak (gelombang laut), getaran-getaran seismik.

Dimensi yang ketiga yaitu dimensi sosial, yaitu dimensi yang cukup sulit untuk memprediksi bagaimana fenomena yang terjadi di dalamnya dan tidak mungkin diuji di laboratorium. Sunguh mengesankan yah dimensi ini :)) Subhanallah…..

Salah satu fenomena yang ada pada dimensi ini adalah juga berupa gelombang, dan yang ingin saya sampaikan contoh fenomenanya adalah ttttttttttttttt.,………GELOMbang CInta wkwk, gelombang fitnah Masya Allah, berikut ini cuplikan diskusi oleh para sahabat di dimensi waktu dan ruang beberapa abad yang lalu tentang gelombang fitnah.

Suatu ketika, para sahabat dan tabi’in sedang duduk-duduk bersama Umar bin Khattab radhiyallahu anhu, tatkala itu Umar bin khattab menjabat sebagai khalifah sepeninggal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Bakar radhiyallahu anhu, dan sudah menjadi kebiasaan para salaf untuk saling berbagi ilmu. Maka terjadilah percakapan diantara Umar radhiyallahu anhu dan salah seorang sahabat yaitu Hudzaifah ibnul yaman radhiyallahu anhu
 
Umar                : Siapakah diantara kalian yang masih hafal hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang mengisahkan tentang fitnah persis seperti yang beliau katakan?
Hudzaifah          : Aku
Umar                : Sesungguhnya kamu telah berani angkat bicara, maka bagaimanakah yang beliau katakan tentangnya?
Hudzaifah          : Aku katakan, ‘Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Fitnah yang timbul pada diri seseorang karena keluarganya, harta, jiwa, anak maupun tetangganya, maka itu semua akan bisa terhapus akibatnya dengan menjalankan puasa, sholat, sedekah, dan amar ma’ruf serta nahi mungkar
Umar                : Bukan itu yang aku maksudkan, yang aku inginkan adalah cerita tentang fitnah yang datangnya bergelombang bagaikan ombak lautan
Hudzaifah          : Tidak ada urusan apa-apa antara anda dengannya wahai Amirul mukminin. Sesungguhnya antara anda dengan fitnah itu terdapat pintu gerbang yang terkunci
Umar                : Apakah pintu itu nanti akan dirusak atau dibuka?
Hudzaifah          : Tidak, akan tetapi pintu itu akan dirusak
Umar                : Kalau demikian, maka tentunya pintu itu tidak akan bisa terkunci untuk selamanya
 
Setelah terjadi percakapan tersebut para sahabat dan tabi’in saling bertanya diantara satu dengan yang lain,
 
Sahabat            : Apakah Umar mengetahui siapakah yang dimaksud dengan pintu itu?
Hudzaifah          : Iya, sebagaimana dia tahu bahwa setelah malam ini akan datang esok hari. Sesungguhnya aku telah menceritakan kepadanya suatu hadits yang bukan termasuk perkara yang rumit
 
Rasa penasaran semakin menaungi para sahabat dan tabi’in namun mereka enggan untuk bertanya lagi pada Hudzaifah, maka mereka meminta Masyruq bin al Ajda’ untuk menanyakannya pada Hudzaifah
 
Masyruq            : Siapakah pintu itu ya Hudzaifah
Hudzaifah          : (Pintu itu) Umar
 
(diceritakan kembali berdasarkan HR. Muslim dan diriwayatkan juga oleh Bukhari)
 
Maka benarlah apa yang disampaikan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, semenjak terbunuhnya Umar radhiyallahu anhu oleh abu lu’lu’ah al majusi maka gelombang fitnah menerpa kaum muslimin bagaikan ombak dilautan yang datang silih berganti tiada henti sehingga kaum muslimin terpecah belah bagai perahu yang hancur dihantam gelombang. Sebagian ada yang terlibat dalam fitnah tersebut sebagian lagi pergi menjauhinya.
Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu berkata, Rasululah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan terjadi berbagai macam fitnah, yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, yang berjalan lebih baik daripada yang berlari-lari kecil, dan barangsiapa yang mengikuti fitnah tersebut, maka dirinya akan teraniaya karenanya, barangsiapa yang mendapatkan naungan tempat berlindung, maka berlindunglah padanya.” (Muttafaq ‘alaihi). Maka fitnah ini akan terus berlangsung sampai akhir jaman karena pintu penutup fitnah itu sudah rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi.
Ketika aqidah umat telah menjadi centang perenang laksana buih dilautan dan ombak dapat dengan mudah mengombang-ambingkannya kemana dia suka, maka hanya mereka yang berpegang teguh pada al-qur’an dan sunnah diatas pemahaman para salaf yang mampu mendeteksi datangnya fitnah sehingga mampu menghindarinya
 
 
NB : Hudzaifah ibnul Yaman adalah sahabat yang banyak menghafal hadits tentang fitnah dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bahkan beliau radhiyallahu anhu berkata “para sahabat bertanya pada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tentang kebaikan maka aku bertanya pada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tentang keburukan agar aku dapat menghindarinya”.

Melihat ringkasan diskusi para sahabat ra di atas memang benar adanya.

Apa yang terjadi saat ini pada kaum muslimin memang suatu hal yang pernah Rasulullah saw kabarkan. Ummati ummati (umatku umatku), kondisi umat Muhammad memang luar biasa cobaanya, ya Allah jagalah kami di bumi-Mu ini agar tetap di jalan yang Kau ridhoi…

 

//

2 thoughts on “Fenomena Gelombang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s