Simulasi Seismometer

Hasil analisis menunjukkan bahwa model matematika dari seismometer adalah orde dua dengan bentuk standar o. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa agar suatu seismometer memiliki input dan output yang proporsional maka seismometer didesain dengan membuat frekuensi natural yang jauh lebih kecil dari basis dan seta pada rentang under damped system 0 <  ξ < 1 . Sehingga bisa didekati dengan fungsi transfer  G≈1.

Misalnya sebuah seismometer memiliki massa efektif 4.535 kg (10 lb)  dengan frekuensi natural 1.5 Hz. Rasio peredaman dikira-kira ξ =0.5. Maka frekuensi saat sistem bekerja dengan baik pada rentang  7.46 Hz  (atau ω = 46.87 rad/s ) <  frekuensi yang bisa terukur  < ∞ , dengan maksimum galat  2 % dan akan memiliki fase tertinggal -11.83o. Ketika gempa terjadi dengan input berupa fungsi y = 10 sin 46.87t, maka didapat persamaan dalam bentuk standar

p

q

Gambar diagram blok pada Xcos

r.JPG

Grafik simulasi respon

*perlu dikoreksi tanda minus saat simulasi agar sesuai dengan pemodelan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s